Inspirasi

Berbagai Jenis Musang Yang Unik dan Istimewa

Pada awalnya, musang hanya dianggap sebagai binatang hama pengganggu. Keberadaannya sering menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pemilik perkebunan atau peternakan sebab, memang kebanyakan jenis musang makannya adalah buah-buahan matang dan bahkan unggas.

Lambat laun manusia mulai menemukan bahwa ternyata musang memiliki keistimewaan tersendiri, dimana tubuhnya dapat memproduksi berbagai bahan yang dapat diolah, dari mulai biji kopi hingga bahan parfum.

Namun tahukah Anda, bahwa sekarang musang atau yang disebut juga luwak ini ternyata mulai digemari untuk dijadikan sebagai hewan peliharaan. Walaupun awalnya adalah hewan liar, namun apabila sudah berhasil dijinakkan maka musang dapat menjalin bonding dengan pemiliknya. Bahkan konon musang bisa jadi hewan peliharaan yang manja dan setia seperti anjing dan kucing.

Jenis Musang Unik dan Paling Banyak Ditemukan

Hewan yang termasuk ke dalam kategori mamalia pemangsa ini banyak beredar bukan hanya di daerah perkebunan, di perkotaan pun sering kita lihat binatang dari suku Viverridae ini lompat dari atap ke atap rumah penduduk. Ternyata banyak musang atau luwak dari jenis berikut ini yang bisa ditemui. Bila berminat, Anda bisa memeliharanya juga lho.

1. Musang Pandan

Jenis Musang Pandan

Musang jenis ini memang termasuk yang paling popular dan sebutan untuk musang ini pun bermacam-macam. Disebut Paradoxurus Hermaphroditus dalam bahasa latin, musang ini di Indonesia lebih dikenal sebagai musang Pandan, alasannya tentu karena dia sering meninggalkan aroma seperti bau daun pandan, yang dihasilkan oleh kelenjar pada bagian ekor.

Di Malaysia musang ini disebut musang Pulut, sedangkan di Inggris namanya adalah Palm Civet, Common Musang, House Musang atau Toddy Cat.

Ternyata yang mengeluarkan aroma pandan hanyalah musang jantan. Aroma ini bertujuan untuk memikat musang betina serta untuk menandai wilayah kekuasaan.

Musang ini merupakan musang yang lebih banyak menghabiskan waktunya di pepohonan, serta lebih aktif pada malam hari. Walaupun wajahnya imut dan lucu, musang ini termasuk binatang pemakan segala. Dia suka makan buah-buahan, serangga, kadal, dan terkadang bisa memangsa ayam.

Musang Pandan merupakan jenis musang yang dipelihara untuk kepentingan produksi biji kopi yang kita kenal dengan kopi luwak, karena proses pencernaannya yang singkat, maka biji-bijian yang dimakan dan tak tercerna akan keluar bersama feses luwak masih dalam bentuk biji-bijian juga. Itulah asalnya biji kopi luwak, yaitu biji kopi yang keluar dari pencernaan musang yang kemudian diolah menjadi kopi.

2. Musang Akar

Jenis Musang Akar

Bernama ilmiah Arctogalidia Trivirgata, musang ini dihargai cukup mahal. Musang dengan wajah yang unik ini juga punya beberapa nama, yaitu dalam bahasa Inggris disebut Small Tooth Palm Civet atau Three Striped Civet.

Musang ini dapat melahirkan 1 hingga 2 ekor anak serta menyukai buah-buahan yang segar dan matang. Karena memiliki penciuman yang lebih unggul dibandingkan musang jenis lain, maka kelebihannya adalah dia bisa memilih buah yang matang melalui penciumannya terebut.

3. Musang Rase

Jenis Musang Rase

Musang Rase memiliki penampilan yang unik dan menarik karena secara fisik dia mirip dengan seekor kucing. Nama latinnya adalah Viverricula Malaccensis dan dalam bahasa Inggris disebut Small Indian Civet. Musang Rase bisa hidup hingga 10 tahun.

Walalupun makan buah-buahan juga, namun santapan yang digemarinya adalah telur unggas, serangga dan tikus. Musang Rase suka menggali lubang tikus di tanah untuk menangkap mangsanya.

4. Musang Bulan

Jenis Musang Bulan

Musang Bulan memiliki wajah yang unik dan lucu, dimana hanya ada warna hitam dan putih di bagian kepalanya. Musang yang disebut-sebut wajahnya mirip boneka beruang ini punya beberapa nama panggilan dalam bahasa Indonesia, yaitu musang Galing atau musang Bertopeng.

Dalam bahasa Inggris disebut dengan Masked Palm Civet, dan nama ilmiah musang Bulan adalah Paguma Larvata. Makanan musang Bulan sama dengan musang pada umumnya, namun kegemarannya adalah menyantap madu. Umur musang Bulan cukup panjang, yaitu bisa hidup hingga 22 tahun.

Jenis Musang Unik dan Paling Langka

Selain musang-musang yang umum dijumpai tentu ada beberapa jenis yang cukup jarang ditemui, namun memiliki keistimewaan tersendiri. Berikut Media Penulis berikan informasinya.

1. Musang Binturong

Jenis Musang Binturong

Hal yang menonjol dari musang ini adalah bahwa ukuran musang ini cukup besar, bila dibandingkan dengan musang jenis lainnya. Panjangnya sekitar 60-95 cm dengan berat rata-rata 6 hingga 20 kg.

Selain itu musang ini memiliki bulu yang lebat serta berkumis panjang. Mungkin karena tampilan fisiknya yang besar dan unik tersebut dan menyerupai antara beruang dan kucing, maka musang ini disebut dengan sebutan Bearcat.

Nama lain musang ini dalam bahasa Melayu adalah Menturung atau Menturun, sedangkan dalam bahasa Inggris disebut juga Asian Bearcat atau Palawan Bearcat.

Walaupun musang ini termasuk pemakan daging, namun makanan utamanya masih buah-buahan. Hewan ini pandai memanjat pohon dengan bantuan cakar tajamnya, dan memiliki kelenjar bau yang digunakan untuk membatasi wilayah kekuasaan.

2. Musang Kelapa

Jenis Musang Kelapa

Disebut juga musang Belang Owston, ini adalah jenis musang yang berasal dari Asia. Populasi asli musang ini adalah di Laos, Vietnam dan Cina Selatan.

Namun demikian musang ini memiliki beberapa sebutan dalam bahasa Inggris yaitu, Owston’s Civet, Owston’s Banded Civet. Nama latin dari musang ini adalah Chrotogale Owstoni. Musang Kelapa memiliki wajah yang runcing serta hampir menyerupai tikus.

Musang ini dinyatakan langka karena keberadaannya sudah terancam punah, salah satunya akibat dieksploitasi secara belebihan. Sebagai hewan peliharaan, musang ini diberi makanan berupa cacing tanah serta hewan invertebrata lainnya.

3. Musang Air

Jenis Musang Air

Nama ilmiah dari musang ini adalah Cynogale Bennettii, dan disebut-sebut sebagai musang asli Indonesia. Musang ini terdapat di pulau Sumatera, Kalimantan, serta berbagai negara lain, seperti Malaysia, Brunei dan Thailand.

Disebut musang Air karena merupakan hewan semi akuatik yang tinggal di sekitar sungai dan rawa, serta mengonsumsi hewan air seperti ikan dan kepiting. Namun demikian, seperti musang lainnya ia juga memakan buah-buahan maupun unggas.

Musang ini merupakan hewan nocturnal, yaitu hewan yang aktif di malam hari. Memiliki fisik yang hampir menyerupai berang-berang dengan kaki yang berselaput, moncong yang panjang dan juga memiliki kumis panjang. Musang Air ini dikategorikan hewan langka dan dilindungi di Indonesia.

4. Musang Afrika

Jenis Musang Afrika

Musang ini sering disebut sebagai kucing Afrika karena memang penampilan fisiknya mirip kucing dengan panjang tubuh yang bisa mencapai 70 cm. Perbedaannya dengan kucing adalah bila dilihat dari bentuk kepalanya yang meruncing, serta bulu di sepanjang tulang belakangnya yang biasanya berdiri bila menghadapi bahaya.

Termasuk hewan nocturnal, musang ini lebih aktif di malam hari. Namun mereka hanya akan keluar dari sarang saat matahari terbit dan tenggelam. Perilaku memangsa dari musang ini cukup unik,mereka akan makan apapun dari binatang air, tumbuhan atau hewan darat. Bahkan konon menyantap tumbuhan beracun maupun ular berbisa tidak akan berdampak buruk buat mereka.

Keunikan dari jenis musang ini adalah dari kelenjar perineum yang dihasilkan berupa minyak berbau tajam. Minyak yang disebut dengan musk atau kesturi ini biasa diolah hingga menjadi bahan parfum yang konon termahal di dunia. Sayangnya hal ini mengakibatkan banyaknya musang ini (terutama yang jantan) untuk diambil minyaknya dan menyebabkan terjadinya eksploitasi sehingga hewan ini menjadi langka dan terancam punah.

Show More

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close