InspirasiInternet

Copywriting Efektif Dengan Formula AIDA

Ketika membaca kalimat iklan pada media cetak, apakah Anda dapat membedakan mana kalimat-kalimat yang berhasil mendapatkan perhatian Anda dan mana yang tidak? Kalimat iklan yang baik tentu akan membuat pembaca berpikir dan bahkan memberikan respon sesuai dengan ‘saran’ dari kalimat tersebut. Kalimat atau tulisan apapun yang berhasil memengaruhi tingkah laku dari pembaca, dihasilkan melalui proses menulis yang menggunakan teknik copywriting.

Pentingnya Menguasai Teknik Copywriting Dalam Menulis

Teknik copywriting adalah suatu teknik menulis, yang menghasilkan tulisan/kata/kalimat (disebut juga copy), yang dapat memengaruhi pembaca. Bahkan membuat pembaca memberikan reaksi atau respon seperti yang diharapkan. Untuk menghasilkan tulisan atau copy yang efektif, tentu si penulis atau copywriter harus menguasai teknik menulis yang baik.

Tanpa menguasai teknik copywriting yang benar maka copy yang dihasilkan tak akan menarik perhatian pembaca. Apalagi sampai memengaruhi pembaca untuk memberikan respon tertentu.

AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) adalah sebuah model yang sering diterapkan dalam dunia marketing dan advertising. Model ini digunakan oleh orang-orang yang bergerak di berbagai bidang tersebut. Hal itu sebagai langkah yang harus dibuat agar target audience dapat engage dengan suatu tawaran/promosi. Hingga akhirnya membuat keputusan untuk membeli produk atau jasa.

Penggunaan formula AIDA dalam copywriting bertujuan agar penulis dapat menghasilkan copy dengan lebih cepat, lebih efektif dan dengan cara yang terstruktur. Formula AIDA ini tidak hanya bisa diterapkan dalam copywriting, namun juga untuk penulisan pada umumnya. Untuk lebih jelasnya, mari kita telaah teknik copywriting dengan formula AIDA ini.

Formula AIDA Dalam Teknik Copywriting

Teknik Copywriting Aida

Attention

Melalui copy yang diciptakan, penulis harus dapat merebut perhatian pembaca secepat mungkin. Sebab apabila kalimat tidak menangkap atensi pembaca dengan segera, maka pembaca akan beralih dan melupakan kalimat tersebut.

Biasanya, ada beberapa hal dari suatu tulisan, yang bisa langsung mencuri perhatian pembaca. Pembaca biasanya langsung melihat judul atau headline, gambar, serta kalimat-kalimat pembuka dari suatu tulisan. Tiga unsur tersebut adalah cara kita sebagai penulis untuk secepatnya mendapatkan perhatian, sehingga pembaca tak beralih dari tulisan kita.

Agar tiga unsur tersebut dapat mengenai sasaran atau langsung diperhatikan pembaca, ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Ketiga unsur tersebut harus menyentuh pada hal yang dipedulikan oleh karakter pembaca yang merupakan target audience.
  2. Ketiga unsur tersebut harus menawarkan solusi atas permasalahan dari target audience.
  3. Ketiga unsur tersebut harus dirasakan oleh target audience sangat relevan dengan dirinya.

Dengan demikian, sebelum membuat copy, penulis harus memahami karakter pembaca yang menjadi sasaran atau target audience. Maka menentukan target audience sangat penting untuk dilakukan sebelumnya, agar penulis bisa menyisipkan pesan yang tepat pada tulisan. Headline yang menggunakan kata-kata seperti ‘Lebih murah’ atau ‘Aman’ belum tentu efektif bila tidak relevan dengan permasalahan yang dihadapi oleh target audience.

Sebagai contoh adalah tulisan atau copy yang hendak mempromosikan catering makanan sehat rendah lemak. Contoh kalimat yang bisa digunakan untuk mendapatkan ‘Attention’:

‘Anda ingin hidup sehat dan jauh dari penyakit, namun tidak punya waktu menyiapkan menu makanan sehat setiap hari?’

Interest

Setelah melalui ketiga unsur di atas (judul/headline, gambar dan kalimat pembuka) berhasil menangkap perhatian pembaca, maka selanjutnya pembaca harus merasa tertarik, sehingga tidak beralih dari tulisan. Penulis dapat membangun keingintahuan pembaca dengan memasukan fakta-fakta menarik dalam tulisannya. Dengan demikian pembaca ingin mengetahui lebih jauh dan membaca lebih dalam.

Ada beberapa hal yang bisa dimasukan ke dalam tulisan, yang dapat membuat pembaca bertahan atau bahkan membaca lebih jauh. Misalnya dengan menyuguhkan informasi atau fakta, serta memperlihatkan data statistik yang relevan dengan permasalahan target audience. Dengan membaca suguhan fakta dan data tersebut, maka akan membuat target audience ‘tersadar’ bahwa masalah yang dihadapinya cukup serius sehingga perlu diatasi.

Baca juga: Jasa Backlink Murah, Permanen, dan Terpercaya

Selain itu penulis juga bisa menggugah rasa tertarik dengan memperlihatkan adanya studi kasus. Selain itu juga bisa menunjukan bagaimana sesungguhnya kondisi yang ideal bagi target audience. Kemudian penulis dapat memberikan alasan-alasan yang meyakinkan, sehingga pembaca merasa berkepentingan untuk membaca lebih dalam lagi.

Melanjutkan contoh copy untuk bisnis catering makanan sehat. Kalimat untuk mempertahankan ‘Interest’ misalnya:

‘Menurut studi yang diterbitkan di Journal of  Nutrition, terungkap bahwa diet rendah lemak mengakibatkan penurunan angka sebesar:

  • 15-35 persen kematian wanita akibat kanker payudara
  • 13-25 persen kematian wanita akibat diabetes
  • 15-30 persen kematian wanita akibat jantung koroner’

copywriting aida

Desire

Selanjutnya adalah desire, di mana penulis harus membuat pembaca menginginkan produk atau servis yang ditawarkan. Langkah selanjutnya adalah mengusahakan agar ada keinginan pembaca untuk mencari dan menggunakan produk atau servis tersebut. Di sini saatnya penulis meyakinkan dan menjelaskan target audience, bahwa produk atau jasa yang ditawarkan adalah solusi dari permasalahan mereka.

Hal-hal yang bisa disajikan dalam tulisan misalnya, dengan menekankan berbagai manfaat yang bisa didapat. Manfaat yang dipaparkan dalam tulisan harus benar-benar jelas. Dengan demikian target audience mendapat gambaran keuntungan yang bisa didapatkan bila menggunakan produk atau jasa tersebut.

Baca juga: Tips Memilih Jasa Penulis Artikel Kesehatan Murah Dan Berkualitas

Ada juga yang menggunakan emosi negatif untuk memancing target audience. Hal itu dilakukan agar mencari solusi dari permasalahannya, dengan menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan.

Contoh kalimat untuk menimbulkan ‘Desire’ (copy untuk catering makanan sehat):

‘Biaya yang harus dikeluarkan untuk RS sangat tinggi, oleh karena itu mencegah datangnya penyakit lebih penting daripada mengobati. Belum lagi waktu kebersamaan dengan keluarga yang bisa hilang, apabila Anda sampai menderita penyakit kronis.

Oleh karena itu penting untuk menjaga kesehatan sekarang juga, dengan berolah raga dan tentu mengonsumsi makanan sehat rendah lemak’.

Action

Akhirnya, penulis harus dapat membuat pembaca melakukan tindakan nyata. Penulis dapat mengungkapkan atau menyarankan langsung tindakan yang diharapkan untuk dilakukan oleh pembaca. Misalnya pembaca diharapkan untuk membalas email, mendaftar pada suatu keanggotaan, atau membeli suatu produk. Penulis bahkan bisa mencantumkan harga produk yang ditawarkan.

Contoh kalimat yang mengajak pembaca melakukan suatu ‘Action’ (copy untuk catering makanan sehat):

‘Kami memiliki banyak variasi menu makanan sehat yang dapat Anda pilih bergantian setiap minggunya.

Silahkan mengirimkan alamat Anda melalui email, agar kami dapat mengirimkan contoh menu dan contoh masakan catering ‘Sehat’ kami ke alamat Anda.’

Show More

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close